Labels

JUMLAH PENGUNJUNG

Flag Counter
Monday, January 21, 2013

Pesantren


Pesantren, kalau di ingat-ingat kembali jadi ingat kembali keinginan saya dulu saat masih kecil masih belajar, saat saya masih di belajar di jenjang madrasah ibtidaiyah saya bilang kepada orang tua kalau sudah lulus dari madrasah Tsanawiyah saya ingin melanjutkan belajar dari keluarga yang lulus dari pesantren atau memang itu kemauan sendiri, saat itu saya belum bisa berfikir sampai sejauh itu, saya hanya ingin belajar-dan belajar.
            Akhirnya setelah saya lulus dari madrasah Tsanawiyah saya akhirnya di antarkan oleh mbah saya ke pesantren yang ada di tuban jawa timur. Saya diantarkan naik motor lewat pegunungan seharusnya lewat kota juga bisa tapi karena lewat pegunungan jalan pintas lebih cepat dan suasananya juga bagus banyak pepohonan dan sejuk saya merasa nyaman melewatinya. Disana ada satu jalan yang sangat curam sampai terbayang di pikiran saya seumpama remnya blong matilah saya saat itu tapi dengan mati sahid karena niat saya adalah untu pergi berhijrah mencari ilmu karena Allah. Sampai di pesantren di dalem kiyai, sebutan rumah kiyai, dirumahnya saya senang dengan bentuk rumah yang sangat klasik dan sederhana dan tidak memperlihatkan kemewahan. Disana saya di ajak mengucap salam sebelum masuk dan kita di sambut oleh kiyai dan seperti biasa budaya kita bentuk tawadhu’ kita bersalaman mencium tangan kiyai yang katanya akan membawa berkah setelah duduk kami di suguhi bebrapa makanan oleh para santrinya yang mengabdi di dalemnya kiyai tersebut. Mbah saya berbincang-bincang serta membicarakan maksudnya kesana yakni untuk mrnitipkan usaya ntuk belajar agama, hati saya senang tapi juga sedih karena bakal jauh dari rumah tapi penasaran juga seperti apa itu pesantren. Akhirnya saya di antarkan ke kamar saya di pondok pesantren itu setelah beberapa saat saya di tinggal pulang oleh mbah saya. Disana masih sepi karena masih suasana liburan jadi masih sedikit yang di pondok.

0 comments: