Labels

JUMLAH PENGUNJUNG

Flag Counter
Saturday, February 16, 2013

Pulau Sempu


10-02 - '13

Di bibir pantai dengan angin yang sepoi2 dengan sedikit rasa dingin meraba tubuh dengan di temani desiran ombak yang seakan akan memanggil-manggil kita sambil memandang langit yang hitam keelabu tanpa satupun bintang yang bangun unntuk menampakkan cahayanya ku ingat saat awala berangakat dari pantai sendang Biru bersama 5 sahabat dari bebagai Universitas yang 4 kita kenal di pare dan yang satunya ku kenal dari salah satu sahabat saya Hayatm Dia sepupunya hayat.

Saat itu kami mau berangkat menyeberangi sendag biru menuju pulau Sempu yang hijau nan alami yang sangat asing dengan hal modern. Kita hanya berbekal tas kecil dengan tenda yang sangat jauh dari bagus dan bisa di bilang sangat jadul sekali. kita sadar itu ketika di sekeliling kita tidak ada yang mendirikan tenda denga tongkat kayi yang di tancapkan di pasir dan di talikan batu tanpa pasak. Saat di sendang biru kita butuh beberapa orang lagi agar saat bayar kapal terasa lebih murah. Saat itu tiba-tiba ada Dua orang laki-laki dan perempuan menghampiri kita dengan penuh semangat dan penasaran serta terlihat rasa ketidak puasan terpancar di mata mereka. Kemungkinan karena d sendang biru hanya banyak kapal yang bersandar serta hanya ada pedagang yang berjualan tanpa ada alam yg indah terlihat kecuali telaga anakan yang ada di tengah pulau sempu ini yang harus di lewati dengan penuh kesabaran,kekuatan karena jalan uang bexek yang tanahnya terlihat sangat kelaparan ingin memakan kaki kita karena kemarin malam hujan.

Kedua orang it, yg laki-laki bertanya dengan penuh harap kepda kita

'mas apakah kalian mau nyebrang?' tanya yg laki2

'iya' sulton sahabat kita dengan jawaban penuh senyuman

'boleh ikut gak soalnya kita berdua jadi kalo banyak lebih murah' dengan tampang melas

'bisa bro tapi kita bermalam disana' dengan hikmat

'waduh bisa gak kita ikut satu jam aja nanti langsung kembali' yolan si laki-laki dengan wajah melasbya

terwalah kita serta sulton jawab dan jelaskan

'wah mas kita ke tempatnya aja menempuh dua jam kok malah masnya cuman pengen satu jam saja, ya gak bisa mas. Kalau mau ya sampai besok mas silahkan di siapkan dan di titpin motornya'

Si yolan dan teman wanitanya berunding dengan serius seakan deperti Jokowi yang meminta ABPDnya di setujui oleh DPR.

'ok mas kita ikut , saya tak nitipin motor dulu' dengan penuh gembira yolan menjawab dengan wajah yang memberikan arti bahwa di sebmtar lagi akan menguasai pulau sempu dengan.

Dengan hanya berbekal Akua mineral dengan badan yang Gemuk yolan dan Arum teman ceweknya yang kurus siap berangak ke pulau sempu.

0 comments: