Labels

JUMLAH PENGUNJUNG

Flag Counter
Monday, October 7, 2013

Daun Rindu

Seperti pasir yang tak terhitung jumlahnya, kau mengisi pikiranku sepenuhnya. Setiap hari kesepian, dan air mata yang membuatku jatuh dan berpaling. Aku membiarkan mereka pergi dengan tersenyum, menempatkan mereka pada kenangan. Karena aku berjalan lambat, karena pikiranku lambat, aku datang disekitar jalan panjang untukmu, yang telah berada dalam jarak dekat. Itu sebabnya aku sakit. Dan itu sebabnya aku merindukanmu. 
Kau cintaku, yang membuatku menangis bahkan jika kau tersenyum. bahkan jika waktu berhenti, kau akan hidup dalam hatiku seolah-olah itu bohong. 
Aku mencintaimu, sebanyak kau, orang yang membuat hatiku berdetak.


Seperti hujan tanpa henti jatuh kau jatuh dalam ke hatiku. Seperti butiran pasir yang tak terhitung, kau mengisi hatiku setiap hari kesepian, air mata gelisah menyuruh mereka pergi dalam kenangan pahit, karena langkahku lambat, dan hatiku lambat, meskipun kau begitu dekat, aku harus mengambil jalan memutar yang panjang. Itulah kenapa sakit dan membuat mataku robek bahkan ketika aku tersenyum. Bahkan jika waktu berhenti, dan hatiku berhenti, seperti dongeng, kau masih akan hidup dalam hatiku. 
Aku mencintaimu, asalkan hatiku berdetak untukmu. Setiap hari kesepian, air mata gelisah. Meskipun kau begitu dekat denganku, aku harus mengambil jalan memutar yang panjang. Itulah kenapa begitu sakit, namun aku merindukanmu. 




Miss. A


0 comments: