About Me
Entri Populer
Monday, March 5, 2018
PENUNDAAN
Kalo dipikir-pikir setiap mau tidur pasti mikir rencana untuk esok
hari. Mungkin mulai dari mikir kegiatan-kegiatan yang ini dikerjakan besok
misalnya seperti besok bangun jam 3 pagi, besok kuliah, abis kuliah lanjut beli
sarapan, setelah sarapan lanjut ngerjakan tugas, setelah mengerjakan tugas,
nonton film, setelah nonton film lanjut baca-baca buku novel, setelah baca
novel lanjut ngerjakan tugas, abis itu lanjut nulis-nulis artikel.
Tapi coba apabila di cek list kembali apa yang direncanakan malam
itu, kebanykan malah tak terealisasi. Yang rencana bangun pagi banget nyatanya
ya bangunya malah jam 5 pagi. Kemudian niatnya mau ngerjakan tugas setelah
sarapan ujung-ujungnya malah langsung nonton film abis itu tinggal ngantuknya
akirnya tidur. Setelah itu bangun-bangun yang dipegang smartphone dan ujungnya
malah main game. Sampai kembali malam lagi dan inti dari tujuan ngerjakan
tugasnya malah tak tersentuh sama sekali.
Kalo dilihat-lihat rencana-rencana yang menyenangkan dan mudah
pasti yang kita lakukan karena beratnya seorang untuk keluar dari zona nyamannya.
Kalo dirasa-rasa perasaanya pengennya ngerjain sesuatu yang menyenangkan saja.
Banyak bisikan-bisikan dipikiran yang membuat akhirnya menunda-nunda pekerjaan
yang bermanfaat.
Kalo dipikir-pikir lagi masalahnya ada pada sulitnya seorang keluar
dari zona nyamannya dan lebih mudah menuruti kemalasannya. Mungkin faktor
kurangnya komitmen seorang untuk membuat perencanaan yang matang dan spesifik
menjadi berakhir penundaan. Selain itu kurang kuatnya alasan yang mendorong
untuk menjalankan pekerjaan yang bermanfaat juga bisa menjadi faktor. Kalo ada
alasan kuat seperti kalo tidak cepat dikerjakan nanti nilai jelek, kalo tidak
dikerjakan nanti gak lulus dan sebagainya itu kurang dimunculkan. Selain itu
dengan menulis perencanaan yang spesifik ditambah komitmen untuk menjalankan
mau tak mau kalo sudah tau waktunya walaupun tidak 100% berjalan paling tidak
dari pada tanpa rencana spesifik, lebih berhasil apabila rencana tersebut
ditulis secara spesifik.
Sukses itu memang perlu kerja keras dan cerdas. Maksudnya adalah
perlu adanya dorongan fisik dan pikiran untuk mencapai apa yang ingin dicapai.
Apabila komitman, alasan dan perencanaan nya tidak spesifik ujung-ujungnya
semua akan menjadi penundaan yang terus berkelanjutan.
Labels:
Notes
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment