Labels

JUMLAH PENGUNJUNG

Flag Counter
Friday, November 14, 2014

FAKULTAS JADI KUBURAN

14/11/14 (12:00) Sekian lama tak pernah kutuliskan angan-anganku. Baru kali ini jariku mulai tergerak untuk merangkai kata-kata kembali. Sehari ini ku masih seperti dulu mengarungi berbagai kehidupan bersama para sahabat-sahabatku. Tak terasa sudah dua tahun lebih aku mulai menjalani perjalananku di kampus hijau ini. Kata orang semakain menginjak semster atas akan semakin malas untuk belajar, tapi pada kenyataanya memang itu benar adanya. Tetapi alasan demi alasan itu bukan karena mahasiswanya yang malas tetapi ada berbagai faktor ekternal mahasiswa yang mempengaruhinya.
Salah satu yang paling terlihat adalah sering ketidak hadiranya seorang dosen pada matakuliah yang sudah terjadwalkan, selain itu kompetensi dosen dalam mengajar yang kurang dan tidak menarik, selanjutnya terlihat ketidak harmonisan dosen sehingga antara pengajar matakuliah yang sama berbeda dalam menyampaikan materi sehingga ada yang tidak sesuai dengan target dan sylabi yang ditentukan, selanjutnya kebijakan yang kurang bijak dari para elit birokrasi.Entah ini suatu kebenaran atau hanya perasaanku saja tapi selama beberapa minggu ini para mahasiswa terlunta-lunta tanpa ada bimbingan dari dosen ada yang berdiskusi sendiri tetapi tidak kondusif karena kesadaran para mahasiswa yang kurang, ada yang tak peduli yang langsung meninggalkan kelas ketika tidak ada dosen, Hal-hal semcam ini juga yang menjadi faktor para mahasiswa malas untuk berangkat untuk kuliah dan melakukan aktifitas belajar di dalam kelas yang terasa bosan dan mengecewakan.Walaupun ada semangat dan kesadaran untuk belajar dan berdiskusi sendiri itupun tidak maksimal karena seakan para mahasiswa yang tidak mau belajar tak peduli dengan ide temenya yang setara untuk mengajaknya berdiskusi bersama karena memang beberapa mahasiswa memerlukan figur yang di tuakan untuk mencapai pembelajaran yang kondusif bahasa kasaranya ada yang di takuti untuk mengawasinya belajar. Perlulah adanya suatu pembicaraan antara para stake holder agar kampus yang katanya World Class University ini bukan hanya sekedar namanya saja tapi sistem pembelajaran, pengajar, dan birokrasinya masih amburadul. Perlu juga di munculkan pemimpin-pemimpin yang memang bisa mengakomodir berbagai permasalah dan pemimpin yang benar-benar mau bekerja dan membenahi kampus Ulul Albab ini, kalau bahasa presiden baru Kerja...Kerja....kerja.

0 comments: